SRAGEN — Konferensi ke-4 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Jenar, Kabupaten Sragen, kembali menetapkan dua tokoh yang sebelumnya telah berkhidmah di jajaran kepengurusan sebagai nahkoda organisasi untuk masa khidmah berikutnya.
Konferensi ke-4 MWCNU Jenar tersebut dilaksanakan pada Ahad, 16 Agustus 2026, bertempat di Pondok Pesantren Miftachul Falah, Kecamatan Jenar, Sragen. Forum konferensi diikuti oleh jajaran pengurus NU serta perwakilan tujuh Ranting NU se-Kecamatan Jenar.
Dalam proses penetapan Rais Syuriyah, forum menggunakan mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa). Lima nama kiai dengan perolehan suara terbanyak dari hasil tabulasi Ahwa kemudian mengikuti rapat Ahwa untuk menentukan Rais Syuriyah MWCNU Jenar.
Hasil rapat Ahwa tersebut menyepakati Kyai Thoha Miftah untuk kembali mengemban amanah sebagai Rais Syuriyah MWCNU Jenar.
Sementara itu, proses pemilihan Ketua Tanfidziyah dilaksanakan melalui mekanisme penjaringan bakal calon ketua. Dalam proses tersebut, Kyai Mukhtar Aly memperoleh dukungan penuh dari tujuh Ranting NU yang ada di Kecamatan Jenar.
Dengan dukungan penuh tersebut, proses pemilihan Ketua Tanfidziyah akhirnya ditetapkan secara aklamasi. Kendati demikian, pimpinan sidang pleno tetap melakukan verifikasi untuk memastikan bahwa Kyai Mukhtar Aly memenuhi seluruh persyaratan sebagai calon Ketua Tanfidziyah sebelum menetapkannya sebagai ketua terpilih.
Dengan demikian, Konferensi ke-4 MWCNU Jenar kembali mempercayakan kepemimpinan organisasi kepada Kyai Thoha Miftah sebagai Rais Syuriyah dan Kyai Mukhtar Aly sebagai Ketua Tanfidziyah.
Atas terpilihnya kembali kedua tokoh tersebut, Ketua Tanfidziyah PCNU Sragen menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas proses konferensi yang telah berjalan dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tanfidziyah PCNU Sragen juga berpesan agar amanah kepengurusan yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian.
“Khidmah di Nahdlatul Ulama harus senantiasa dilandasi keikhlasan. Jabatan dalam organisasi bukanlah tujuan, melainkan sarana untuk memberikan manfaat dan memperkuat perjuangan NU di tengah masyarakat,” pesan Ketua Tanfidziyah PCNU Sragen.
Konferensi MWCNU Jenar ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum pergantian atau penetapan kepengurusan, tetapi juga menjadi pijakan untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan pelayanan kepada warga Nahdliyin, serta memperluas kemanfaatan NU bagi masyarakat Kecamatan Jenar.
Dengan kembali dipercayanya Kyai Thoha Miftah dan Kyai Mukhtar Aly, MWCNU Jenar diharapkan mampu melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan terobosan baru dalam penguatan jam’iyah dan jamaah Nahdlatul Ulama di tingkat MWC dan Ranting.










